PTMB Genjot Kapasitas Air Bersih Balikpapan, Target 75 Ribu Sambungan Baru hingga 2029

Direktur Utama PTMB, Yudhi Saharuddin.

Kaltim Live! Balikpapan – Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) menyiapkan langkah besar untuk memperkuat ketahanan layanan air bersih di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi Kota Balikpapan. Dalam lima tahun ke depan, perusahaan daerah ini membidik tambahan kapasitas produksi yang signifikan demi mengejar kebutuhan masyarakat yang terus meningkat.

Direktur Utama PTMB, Yudhi Saharuddin, menjelaskan bahwa kapasitas produksi air bersih saat ini berada di angka 1.460 liter per detik. Secara teori, kapasitas tersebut ideal untuk melayani sekitar 116.800 sambungan rumah. Namun, jumlah pelanggan yang sudah terdaftar melebihi kemampuan produksi yang tersedia, sehingga sebagian wilayah masih mengalami keterbatasan suplai.

“Untuk menjawab tantangan ini, kami menyiapkan sejumlah proyek strategis untuk meningkatkan pasokan air baku dan memperluas cakupan pelayanan,” katanya.

Rencana peningkatan kapasitas dilakukan bertahap. Pada 2025–2026, PTMB akan mengoptimalkan pemanfaatan Waduk Manggar dengan tambahan 50 liter per detik. Pasokan itu akan dialirkan ke IPA Baru Ulu yang ditargetkan dapat menambah layanan menjadi sekitar 2.797 sambungan rumah, dengan potensi maksimal mencapai 3.496 sambungan rumah. Distribusi tambahan ini akan difokuskan pada kawasan berpenduduk padat, termasuk Kampung Baru.

Memasuki 2027, PTMB mengagendakan pembangunan Embung Aji Raden dan jaringan transmisi menuju IPA Teritip. Pada waktu yang sama, konstruksi IPA Teritip Tahap II berkapasitas 200 liter per detik juga berjalan. Proyek ini menjadi tulang punggung bagi perluasan layanan sekitar 11 ribu pelanggan baru di Balikpapan Timur, wilayah yang selama ini kerap mengalami defisit pasokan.

PTMB kemudian mengarahkan fokus ke proyek besar Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Sepaku–Semoi. Pada 2028, SPAM Sepaku–Semoi Tahap I ditargetkan memberikan tambahan kapasitas 393 liter per detik, yang mampu mengaliri sekitar 30 ribu sambungan baru. Proyek ini dinilai strategis karena mendukung Balikpapan sebagai pintu gerbang utama Ibu Kota Nusantara (IKN).

Pada 2029, proyek dilanjutkan dengan SPAM Sepaku–Semoi Tahap II yang menambah lagi 359 liter per detik. Secara total, SPAM Sepaku–Semoi berpotensi menyumbang 752 liter per detik dan memenuhi kebutuhan lebih dari 46 ribu pelanggan baru.

Jika seluruh proyek berjalan sesuai rencana, PTMB menargetkan penambahan sekitar 75 ribu sambungan rumah baru hingga 2029. Hal ini sekaligus memperluas akses air bersih dan meningkatkan kualitas distribusi di seluruh Balikpapan.

“Air bersih adalah fondasi produktivitas ekonomi dan kualitas hidup masyarakat. Kami ingin memastikan Balikpapan tetap kompetitif sebagai daerah penyangga IKN, sekaligus memperkuat keandalan layanan,” tegas Yudhi.

Dengan roadmap ekspansi yang agresif, PTMB optimistis bahwa layanan air bersih di Balikpapan akan semakin stabil, merata, dan mampu menopang pertumbuhan kota yang semakin progresif.(KaltimLive)

TAG:

TRENDING

Pilihan Editor

Berita Lainnya