Guru Wajib Melek AI, Hetifah Dorong Inovasi Pembelajaran di Balikpapan

Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian bersama peserta pelatihan pemanfaatan AI bagi guru di Balikpapan, Minggu (28/9/2025).

Kaltim Live! Balikpapan –  Ketua Komisi X DPR RI sekaligus Anggota DPR RI Dapil Kalimantan Timur, Hetifah Sjaifudian, menegaskan bahwa guru wajib melek teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Hal itu ia sampaikan saat membuka pelatihan “Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran – Strategi dan Best Practice untuk Guru” di Ballroom Platinum Hotel Balikpapan, Minggu (28/9/2025).

Hetifah menyebutkan, kemampuan memanfaatkan AI akan menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Menurutnya, AI bukan ancaman bagi profesi guru, melainkan alat bantu yang dapat memperkaya metode mengajar.

“AI bukan untuk menggantikan peran guru, melainkan menjadi sarana agar guru lebih fokus mengasah kreativitas dan membimbing peserta didik,” ujar Hetifah.

Pelatihan menghadirkan narasumber dari BRIN, Hanif Fakhrurroja, serta Duta Teknologi Kemendikdasmen 2024 sekaligus guru SMKN 2 Balikpapan, Bambang Herlandi. Hadir pula Kepala Bappeda Litbang Kota Balikpapan, Murni, dan moderator Nuzul Husnah.

Sekitar 100 guru dari berbagai sekolah di Balikpapan mengikuti kegiatan ini. Mereka mendapat pengetahuan praktik terbaik dalam penggunaan AI di kelas, mulai dari penyusunan materi, strategi pembelajaran, hingga evaluasi siswa.

Salah satu peserta, Rahma, guru SD di Balikpapan, mengaku termotivasi setelah mengikuti sesi tersebut. “Selama ini kami masih bingung bagaimana memanfaatkan teknologi dalam mengajar. Lewat pelatihan ini, saya jadi lebih percaya diri mencoba AI dalam membuat materi pembelajaran,” ujarnya.

Hetifah berharap pelatihan ini menjadi momentum bagi para guru di Balikpapan dan Kaltim untuk semakin percaya diri memanfaatkan teknologi dalam pendidikan. “Jika guru kita melek teknologi, saya yakin kualitas pendidikan Indonesia akan melesat maju,” tegasnya.(Kaltim Live)

TAG:

TRENDING

Pilihan Editor

Berita Lainnya