Dorong Pertumbuhan IKN, Palu dan Balikpapan Jalin Kerja Sama Strategis

Share

Kolaborasi lintas pulau, Palu dan Balikpapan satukan langkah dukung IKN.

Kaltim Live! Balikpapan – Pemerintah Kota Palu, Sulawesi Tengah, menjajaki peluang kerja sama strategis dengan Pemerintah Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, di sektor perdagangan, jasa, dan pariwisata. Upaya ini dilakukan untuk memperkuat konektivitas ekonomi lintas wilayah sekaligus mendukung pertumbuhan kawasan strategis nasional, Ibu Kota Nusantara (IKN).

Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, saat melakukan kunjungan kerja ke Balikpapan, Kamis (30/5/2025), menegaskan pentingnya sinergi antardaerah dalam menjawab tantangan pembangunan dan logistik di era baru perpindahan ibu kota.

“Kami ingin belajar dari Balikpapan dan memperkuat kerja sama yang telah dirintis sebelumnya, khususnya dalam sektor perdagangan dan pengelolaan pemerintahan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kerja sama Palu-Balikpapan sejatinya sudah terjalin sejak periode pertama kepemimpinannya. Namun, implementasi di lapangan sempat tertunda akibat bencana gempa bumi di Palu tahun 2018 serta pandemi COVID-19 yang berkepanjangan.

Menurutnya, potensi perdagangan antara kedua daerah sangat besar. Saat ini, sekitar 95 persen kebutuhan logistik Kalimantan Timur, termasuk Balikpapan, masih dipasok dari luar daerah. Kondisi ini membuka peluang besar bagi Palu sebagai penyedia komoditas strategis, mulai dari hasil pertanian hingga produk perikanan.

“Kami sedang menyiapkan langkah konkret agar distribusi komoditas antardaerah bisa lebih lancar dan efisien. Pemerintah daerah harus ambil peran, tidak bisa hanya mengandalkan swasta,” tegasnya.

Data Pemkot Palu menunjukkan tren pengiriman barang dari Sulawesi Tengah ke Kalimantan Timur terus meningkat dalam tiga tahun terakhir. Namun, mayoritas distribusi masih berjalan secara mandiri oleh pelaku usaha tanpa dukungan regulasi dan fasilitasi yang optimal dari pemerintah.

Selain perdagangan, sektor UMKM dan pertanian juga menjadi perhatian dalam kerja sama ini. Hadianto menyebut perluasan akses pasar di Kalimantan Timur, termasuk kawasan sekitar IKN, akan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan pelaku usaha dan petani Palu.

Kunjungan kerja ini juga dimanfaatkan Pemkot Palu untuk mempelajari praktik terbaik (best practice) Pemkot Balikpapan dalam tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, pengembangan infrastruktur, dan pengelolaan keuangan yang lebih tertib.

Pemkot Palu akan menyusun roadmap percepatan kerja sama berdasarkan hasil kunjungan ini, dengan target implementasi awal dalam enam bulan ke depan.

Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, menyambut positif inisiatif kerja sama tersebut dan menekankan pentingnya kolaborasi antarwilayah sebagai langkah strategis dalam mendukung pembangunan IKN yang membutuhkan sistem logistik yang besar dan berkelanjutan.

“Sulawesi Tengah, termasuk Palu, adalah pemasok penting bahan pangan ke Balikpapan. Sinergi seperti ini harus terus kita dorong,” ujar Rahmad.

Selain logistik, Rahmad juga melihat peluang besar di sektor pariwisata. Ia menyarankan pengembangan paket wisata terpadu antara Balikpapan dan Palu sebagai magnet baru bagi wisatawan, seiring meningkatnya proyeksi kunjungan ke kawasan IKN.

“Potensi wisata bahari di Palu sangat luar biasa. Bisa dipadukan dengan wisata urban dan ekowisata di Balikpapan. Letak geografis kita saling mendukung,” tambahnya.

Ia optimistis, sinergi lintas daerah ini dapat menjadi model kolaborasi nasional, yang tidak hanya memperkuat ekonomi lokal, tapi juga menjadi fondasi penting dalam pengembangan kawasan strategis seperti Ibu Kota Nusantara.(Kaltim Live)

TAG:

TRENDING

Pilihan Editor

Berita Lainnya