Kaltim Live! Balikpapan – Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menegaskan pentingnya literasi statistik bagi masyarakat di era berbasis data. Hal ini ia sampaikan saat memberikan sambutan secara daring dalam kegiatan Sosialisasi Sensus Ekonomi dan Peningkatan Literasi Statistik Masyarakat yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS) di Hotel Grand Tjokro Balikpapan, Senin (29/9/2025).
Dalam paparannya, Hetifah menekankan bahwa data bukan sekadar kumpulan angka, melainkan fondasi utama dalam perumusan kebijakan dan arah pembangunan bangsa. “Sensus Ekonomi bukan rutinitas 10 tahunan, melainkan investasi besar untuk merancang kebijakan yang tepat sasaran,” ujarnya.
Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Kalimantan Timur itu menambahkan, hasil Sensus Ekonomi akan memberi dampak signifikan terhadap penyusunan program pembangunan, khususnya bagi sektor UMKM, pendidikan, dan dunia usaha. Karena itu, ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berpartisipasi aktif. “Semakin lengkap dan akurat data yang dihimpun, semakin tepat pula kebijakan yang lahir untuk menjawab kebutuhan masyarakat,” tambah Hetifah.
Kepala BPS Provinsi Kalimantan Timur, Yusniar Juliana, menyampaikan apresiasinya atas dukungan Hetifah dalam upaya meningkatkan literasi statistik di Kaltim. “Sebagai Ketua Komisi X DPR RI, beliau mampu menjembatani pentingnya data dengan kebutuhan masyarakat di sektor pendidikan dan UMKM,” ucapnya.
Salah seorang peserta, Septiani, juga menyebut kegiatan ini memberi manfaat nyata. “Acara ini membuka wawasan kami tentang arti penting data, dan bagaimana sensus mendukung pembangunan yang lebih baik,” katanya.
Acara turut dihadiri Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa merangkap Plt. Sekretaris Utama BPS, Pudji Ismartini, Statistisi Ahli Madya BPS Kaltim, Nurul Istiqomah, serta lebih dari 100 peserta yang terdiri atas mahasiswa, pelaku UMKM, mitra kerja, dan tokoh masyarakat.
Menutup paparannya, Hetifah menyampaikan optimisme bahwa literasi statistik akan semakin meningkat di masyarakat. “Mari bersama kita sukseskan Sensus Ekonomi 2026 dan jadikan data sebagai modal utama membangun Indonesia yang lebih maju,” pungkasnya.(Kaltim Live)