Kaltim Live! Balikpapan – PT PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra) sukses menjaga keandalan pasokan listrik selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Hingga H+4 Tahun Baru pada 4 Januari 2026, sistem kelistrikan di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara terpantau aman dan andal, sehingga seluruh aktivitas masyarakat berlangsung tanpa gangguan berarti.
Secara kumulatif, kondisi kelistrikan pada Sistem Mahakam dan sistem isolated mencatat Daya Mampu Pasok sebesar 1.189,14 megawatt (MW) dengan Beban Puncak mencapai 910,81 MW. Angka ini meningkat 6,53 persen dibandingkan periode Natal dan Tahun Baru tahun sebelumnya. Dengan capaian tersebut, total cadangan daya tercatat sebesar 278,33 MW, memberikan ruang pengamanan sistem selama periode libur panjang.
General Manager PLN UID Kaltimra, Muchammad Chaliq Fadli, menyampaikan keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kesiapan menyeluruh di seluruh lini operasional.
“Alhamdulillah, hingga berakhirnya masa siaga Nataru, sistem kelistrikan di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara tetap dalam kondisi aman dan andal. Ini merupakan buah dari kesiapan personel, peralatan, serta sinergi yang kuat, sehingga masyarakat dapat menjalani libur Natal dan Tahun Baru dengan nyaman,” ujar Chaliq.
Untuk mendukung keandalan sistem, PLN UID Kaltimra menyiagakan 95 posko siaga distribusi dengan total 1.108 personel. Seluruh personel didukung peralatan pendukung, kendaraan operasional, serta material cadang gangguan dalam kondisi siap pakai.
Selain itu, PLN juga mengamankan 172 titik pantau lokasi prioritas yang tersebar di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Tak hanya fokus pada kelistrikan konvensional, PLN memastikan 77 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) beroperasi normal guna mendukung mobilitas pengguna kendaraan listrik selama masa libur Nataru.
Salah satu fokus pengamanan kelistrikan berada di kawasan Teras Samarinda yang menjadi pusat perayaan malam pergantian tahun di Kota Samarinda. Melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Samarinda, PLN melakukan pengawalan penuh sejak sore hingga dini hari untuk mendukung kegiatan doa bersama lintas agama dan hiburan masyarakat yang digelar tanpa pesta kembang api, sejalan dengan kebijakan Pemerintah Kota Samarinda.
Tim siaga PLN melakukan pengecekan menyeluruh pada jaringan distribusi, gardu, serta titik-titik vital di sekitar lokasi kegiatan. Tim teknis beserta peralatan pendukung disiagakan guna mengantisipasi potensi gangguan, sehingga seluruh rangkaian acara dapat berlangsung lancar hingga tengah malam.
Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menyampaikan apresiasi atas kesiapan PLN dalam mendukung perayaan malam tahun baru yang aman dan penuh kebersamaan.
“Kami mengapresiasi PLN yang telah memastikan keandalan listrik selama malam pergantian tahun. Dukungan ini sangat penting agar perayaan dapat berjalan tertib, aman, dan tetap mengedepankan empati terhadap kondisi kebencanaan di sejumlah wilayah,” ujarnya.
Selama masa siaga Natal dan Tahun Baru 2025/2026, tidak terdapat kondisi bencana kedaruratan yang berdampak signifikan terhadap sistem kelistrikan di wilayah kerja PLN UID Kaltimra. Dengan berakhirnya masa siaga ini, PLN menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan keandalan sistem kelistrikan dan memberikan layanan terbaik bagi pelanggan secara berkelanjutan.(Kaltim Live)